ReviewSuspiria01

Review – Suspiria (1977)

Beberapa minggu lalu, linimasa twitter gue disesaki oleh postingan orang-orang yang baru saja menonton cuplikan Suspiria versi Luca Guadagnino di CinemaCon. Semua orang menuliskan kekagetan dan keterkejutannya oleh salah satu adegan mengerikan menyangkut penari balet. Gue hanya bisa membayangkan segila …


Telaga Angker (1984)

Review – Telaga Angker (1984)

“Kaulah otak dari segala peristiwa, manusia busuk! Kalian telah merobek-robek kebahagiaan rumah tangga kami, bangsat! Manusia kejam!” Film-film horor yang rilis di tahun 80-an tampaknya begitu “bebas” dalam mengeksplorasi kreativitas, tidak peduli idenya itu rip-off atau nyomot mentah dari film …


Dukun Lintah

Review – Dukun Lintah (1981)

Setelah segala upaya untuk mencuri hati Hany (Susanna Caecilia) ternyata gagal total, dari pendekatan memakai gombalan macam “yang engkau lamunkan sudah ada di sisimu, Hany” hingga pergunakan ilmu hipnotis ala Uya Kuya, Hendra yang katanya lulusan luar negeri akhirnya meminta …


Lukisan Berlumur Darah

Review – Lukisan Berlumur Darah

Siapa yang tidak ngeri mendengar judul Lukisan Berlumur Darah, film-film horor lawas kita memang epik dalam urusan memilihkan penamaan untuk menggiring penonton datang ke bioskop. Walau tampaknya kebanyakan penonton membeli karcis tidak untuk horor tapi karena tergiur penampakan “menerawang” Yurike …


Ratu Ilmu Hitam

Review – Ratu Ilmu Hitam (1981)

“Demi setan-setan di neraka, nanti malam akan kubunuh semua penduduk desa.” Itulah penggalan dialog yang keluar dari mulut “manis” Murni (Suzanna), tukang teluh sakti yang hatinya sama rapuhnya dengan karakter-karakter perempuan di FTV reliji Indosiar. Bedanya, ketika tersakiti Murni tidak …