The Black Dahlia Murder Cincang Habis Jakarta!

“Wah hujaaaan…” tapi itu nga nyurutin niat gw untuk pergi ke daerah Senayan, yup menjenguk teman-teman “The Black Dahlia Murder” yang dijadwalkan manggung di Lapangan Parkir Kolam Renang Senayan (Jum’at, 17 Februari 2012). Kerjaan kantor beres, sekitar pukul 6.30, gw langsung cabut menuju venue, menerjang macetnya Jakarta dan beruntung jam three in one udah habis, jadi gw nga usah pusing-pusing muter buat cari jalan alternatif. Seinget gw, di twitter open gate-nya jam 5 sore dan dibuka dengan band pembuka “Deadsquad”, Read more »
Big Wave Festival: Tiga Band Internasional Taklukan Gelora Bung Karno!

Sebelum Linkin Park manggung pada hari rabu (21/09), Bid Daddy selaku penyelenggara ternyata punya suguhan konser yang tidak kalah menarik, bertajuk “Big Wave Festival”. Tidak tanggung-tanggung ada tiga band yang akan mengisi konser yang digelar pada hari selasa malam (20/09), ketiga band tersebut adalah: Yellowcard, Panic at the Disco, dan satu band senior beraliran punk rock, Bad Religion. Oke, saya tiba di venue, Gelora Bung Karno, Read more »
Linkin Park: Konser Jempolan Bikin Penggemar Puas!

Sorak-sorai, tepuk tangan, dan histeria penonton tiba-tiba saja bergemuruh, menggetarkan Gelora Bung Karno seiring dengan diputarnya “The Requiem”, intro berdurasi 2 menitan tersebut pun juga yang mengantarkan satu-persatu personil Linkin Park (LP) keluar dari balik panggung. 20.000 lebih penonton yang memadati GBK kemarin malam (21/09/2011) pun serentak tanpa komando menyambut band pujaan mereka. Rasa kesal menunggu hingga 2 jam sepertinya hilang, Read more »
Incubus: Brandon Boyd dan Kawan-Kawan Menggoyang Jakarta!

Konser Incubus memang dijadwalkan mulai pukul 8 malam, itupun dibuka dulu dengan penampilan band lokal Good Morning Alice. Tapi antusiasme yang tinggi dari penonton, khususnya mereka yang menamakan dirinya fans, sudah terlihat sejak sore hari. Tempat penyelenggaraan konser, Istora Senayan pun semakin dipenuhi para penggemar band asal Calabasas, California, ini, padahal acara masih akan dimulai sejam lagi, itu membuktikan betapa tidak sabarnya mereka menonton band favorit Read more »
JRL 2011: Berdansa Bersama Dolores dan Ugal-Ugalan Bareng Begundal Burgerkill

Java Rockin’Land!!, setelah skip tidak datang tahun kemarin, akhirnya gw balik lagi ke pantai carnaval, Ancol, untuk event musik rock (nga hanya rock sih sebetulnya) tahunan yang bisa dibilang paling besar di Indonesia ini. Well, niatnya gw mau meluncur ke TKP dari sore, supaya sempat berdiri di depan panggung ketika “Kelelawar Malam” main, tapi band unik yang mengusung genre metal horor ini pun terlewat, karena gw baru sampai di venue sekitar pukul 8 malam, Read more »
Deftones Menghipnotis Ribuan Penggemarnya di Jakarta

Tidak ada kata yang bisa mengungkapkan perasaan saya pada selasa malam, 8 Februari, ketika band metal alternatif (nu metal) asal Amerika ‘Deftones’ hadir di atas panggung memainkan lagu-lagu pamungkas selama kurang lebih satu setengah jam. Read more »
Marduk: Membaptis Jakarta dengan Black Metal

Eternity, darkness, the black, they were only a piece of the complete puzzle ~ Wolves
Bermodalkan uang 150 ribu di dompet, saya pun berangkat ke GOR Bulungan, bukan untuk olahraga tetapi (akhirnya) menonton salah-satu band beraliran black metal favorit saya, “Marduk”. Sampai di tkp, saya sempet mencari-cari dimanakah gerangan mereka menjual tiket, maklum saya tidak sempat membeli tiket pre-sale jadi mengandalkan beli tiket di venue aja walau lebih mahal. Read more »
Hatebreed “Rise Brutality Asian Tour 2010” Live at Hall Basket Senayan

Born to bleed fighting to succeed Built to endure what this world throws at me ~ In Ashes They Shall Reap
Setelah digempur pada bulan September lalu oleh dua band metal asal Amerika Serikat, “Dying Fetus” dan “Exodus”, Indonesia kembali kedatangan satu lagi band asal negeri paman Sam tersebut, Hatebreed sukses “membakar” Hall Basket Senayan, Jakarta pada Rabu malam, 27 Oktober 2010. Read more »
Trivium: Live at Tennis Indoor Senayan (2010)

Pull Harder Strings Martyr, Stop you cry that’s a lie, Flush gasping white reddening, You smile and destroy it, It’s time that we end this, It’s our curse that make this world so hopeless, Allowing our king to spread his genocidal wings ~ Trivium (Pull Harder on the Strings)
Trivium, band heavy metal asal Florida-Amerika Serikat, sukses “membakar” Tennis Indoor Senayan pada Kamis, 11 Februari 2010. Matt Heafy, Corey Beaulieu, Paolo Gregoletto, dan Nick Augusto berhasil mengundang ribuan orang untuk hadir pada malam itu, bernyanyi bersama mereka dan tak henti mengelu-elukan nama mereka. Setelah tahun lalu para “metal-head” dihibur oleh kedatangan “Lamb of God” dan “Arch Enemy” (sayang gw melewatkan arch enemy), dua band metal yang notabennya juga ditunggu untuk bisa konser di Indonesia. Kali ini dahaga para “metal-head” Indonesia kembali di segarkan oleh kedatangan band favorit mereka “Trivium” yang akhirnya bisa mampir ke Jakarta. Walau konser sejatinya dimulai pada pukul 8 malam (gate open pukul 7 malam), namun antusiasme metal head untuk menyaksikan konser ini begitu tinggi. Hal tersebut terlihat dari mulai dipadatinya area tenis indoor dua jam sebelum konser benar-benar dimulai. Dominasi warna hitam berangsur-angsur memenuhi venue, deretan nama-nama band terkenal (termasuk juga Trivium) menghiasi kaos hitam yang dikenakan para metal head ini. Tidak sabar untuk melihat Trivium, antrian pun mulai panjang di pintu masuk pemeriksaan tiket (gw pun ikut masuk tepat pukul 8). Didalam dekorasi panggung dan tata lampu menyambut para penonton yang siap untuk “berpesta” pada malam itu. Read more »
MEW live at Java Rockin’land 2009

Enable to bring out the something. You want to know beneath the snow. In winter you’re an affliction. That repeatedly defeated me. Because I’ll find you somewhere. Show you how much I care. Know that there is no escape From my snow brigade… ~Snow Brigade
Totally-Amazing!!!! Luar biasa penampilan Mew di Java Rockin’land tadi malam, susah buat diungkapkan dengan kata-kata. Akhirnya mimpi gw buat liat mereka unjuk kebolehan di atas panggung terwujud. Setelah sebelumnya kandas, ketika tahun 2003 lalu, mereka membatalkan konsernya. Tapi penantian gw selama hampir 6 tahun, tidak sia-sia, karena tadi malam Mew tampil dengan performa yang luar biasa.
Gw mulai menyukai band asal negara Denmark ini, ketika mendengar lagu singel mereka dari album Frengers yang berjudul “Comforting Sounds”. Klo tidak salah, sewaktu gw masih SMA tahun 2003 lalu, dan denger pertama kali itu di radio. Video klipnya juga cukup sering diputar di MTV, selanjutnya gw makin cinta dengan band ini setelah mendengar lagu-lagu berikutnya seperti “Am I Wry? No”, “156″, “Symmetry” dari album yang gw bilang semua lagunya itu enak dan easy listening-banget yaitu Frengers. Read the rest of this entry »
Recent Posts
- Review: Safe
- Review: Lovely Man
- Review: Modus Anomali
- Review: Angkara Murka (Amphibious)
- Review: The Devil Inside
- Review: 21 Jump Street
- Review: REC 3: Genesis
- Review: 30 and Fabulous
- Review: Keumala
- Review: Negeri 5 Menara
- Review: Dilema
- The 84th Annual Academy Awards Winners
- Oscar 2012: Live Blog dan Prediksi
- The 2nd Indonesian Movie Bloggers Choice Awards Winners
- Review: The Artist
Recent Comments
- trifajar on Review: The Devil Inside
- raditherapy on Review: Lovely Man
- Erna on Review: Lovely Man
- firman on Review: Night of the Living Dead (1968)
- mad on Review: Haywire
- frano on Review: The Devil Inside
- Budi M on Review: Poconggg Juga Pocong
- Budi M on Review: Ghost Rider: Spirit of Vengeance
- Budi M on Kepergok Pocong: Dimana Ada Nayato Disitu Ada Pocong (Part 2)
- Cool Jerk on Review: REC 3: Genesis




Posted under:



