10 Poster Film Indonesia Terbaik di 2012 (Bagian 2)

written by Rangga Adithia on December 28, 2012 in CinemaTherapy and Features and Film Indonesia with no comments

Saya balik lagi nih! untuk bagian kedua dari 10 Poster Film Indonesia Terbaik tahun 2012, di bagian pertama saya sudah mengumumkan poster-poster film apa saja yang menduduki posisi 10 (Rumah Kentang/ Tali Pocong Perawan 2), sampai posisi 6 yang ditempati oleh poster film “Cita-Citaku Setinggi Tanah”. Eh sebelum lanjut ke nomor berikutnya dan mengungkap posisi puncak poster yang terbaik, saya juga akan memberikan apresiasi kepada beberapa poster yang tak kalah keren, tapi tidak beruntung masuk ke top-10. Well, akan ada 5 poster yang masuk “special mention”. Saya tidak membuat daftar poster terburuk, tapi tidak ada salahnya menyempilkan poster terburuk tahun 2012, ada yang bisa nebak poster apa? yang pasti poster dari film tersampah tahun ini. Inilah 5 poster terbaik berikutnya, enjoy!

Special Mention: Republik Twitter, 5 cm, Keumala, Negeri 5 Menara dan Lovely Man

Poster Terburuk: Kutukan Arwah Santet!

Poster Terbaik posisi 1-5

05. Rayya, Cahaya di Atas Cahaya

Film yang berkesan dengan poster yang… sama-sama berkesan. Tone-nya apik, dan pengambilan gambar untuk posternya juga asyik sekali. Poster yang “adem”, dengan design yang minimalis, tanpa memasang tagline-yang mengajak pun film ini sudah memanggil-manggil lewat posternya. Melihat posternya, saya langsung ingin ikut duduk manis di kursi belakang mobil Range Rover putih-nya Arya (Tio Pakusadewo), dan bersama dengan Rayya (Titi Sjuman), jalan-jalan seru nikmati petualangan sambil belajar di universitas kehidupan (kalau kata Rayya). Tanpa warna-warna yang cerah, poster ini sudah memilih warna yang tepat, mewakili nuansa dan mood filmnya, yang kadang memang tidak “cerah”. Secantik apa yang sudah disajikan filmnya, posternya pun tersaji dengan cantik…cantik… dan cantik. Rayya, Cahaya di Atas Cahaya, salah-satu film terbaik tahun ini.

04. Modus Anomali

Seperti juga “Pintu Terlarang”, film terbarunya Joko Anwar ini juga punya poster “yang tidak dipajang di bioskop” yang sangat keren. Saya lebih memilih artwork yang ilustrasinya dibuat oleh Mayumi Haryato tersebut, untuk jadi poster resmi bioskop-nya, tapi poster yang didominasi oleh wajah Rio Dewanto tersebut juga tidak jelek kok, sangat mewakili warna dan mood filmnya. Bikin penasaran? Yah! pasti, dari awal “Modus Anomali” memamerkan artwork-nya dan kemudian juga poster resminya, ekspektasi telah sukses dibentuk dari posternya, selain juga seimbang dari apa yang ditampilkan lewat trailer. Melihat posternya saja, saya sudah merasakan ketegangan yang akan disajikan oleh filmnya, dan yah walau di beberapa bagian tidak memuaskan, “Modus Anomali” tetap salah-satu film yang berkesan di tahun 2012, sebuah thriller yang mencekam!

03. Postcards from the Zoo

Jujur, saya belum sempat menonton “Kebun Binatang” (hanya nonton beberapa adegan saja, tidak filmnya secara utuh), jadi tidak sah ah kalau saya ngomongin filmnya, dan kalau ada yang bertanya apakah filmnya bagus? saya juga belum bisa menjawab, ya masa menebak-nebak dari hanya melihat secuil adegan. Nanti kalau emang saya sudah nonton, pastinya saya akan balik lagi buat nulis review filmnya (doakan saya punya cukup mood untuk menulisnya, mengingat dulu pas menulis “Babi Buta yang ingin Terbang”, agak susah mengajak kerjasama mood untuk enak menulis). Untuk sekarang, karena ini semua tentang poster, jadi mari bahas posternya yang didominasi oleh warna kuning tersebut. Sekali lagi poster yang minimalis dengan hanya mengandalkan ilustrasi yang cantik, entah kenapa begitu melihat posternya saya merasa pengen gigit-gigit posternya, gemesin dan memang menarik untuk dipandang mata. Bikin mata “lapar”, tidak sabar untuk menyantap film yang disutradarai oleh Edwin ini.

02. Sinema Purnama

Aha! Poster yang benar-benar sesuai dengan judul filmnya, “Sinema Purnama”, ilustrasi cantik yang menggambarkan suasana nonton bareng di bawah naungan sinar bulan (tunggu itu bulan atau matahari yah, sudahlah). Film omnibus yang tidak disangka-sangka sukses menyita perhatian hati saya, yup ini salah-satu film omnibus terbaik tahun ini, dan juga film yang punya adegan ciuman terbaik di sepanjang sejarah film Indonesia, serius. Sekedar info saja, posternya “Euphoria” yang juga diproduksi PH yang sama, Imaginarium Entertaiment, masuk di daftar poster terbaik tahun lalu. Sekarang tongkat estafetnya diteruskan oleh “Sinema Purnama” di posisi ke-2. Poster yang jelas dibuat dengan hati, untuk menarik hati para penonton untuk menyaksikkan film yang terdiri dari kumpulan kisah cinta yang tidak seperti kisah cinta lainnya, pokoknya beda!

01. Jakarta Hati

Whooooa sampai juga di posisi puncak!! saya persembahkan “JAKARTA HATI”, sebagai poster terbaik tahun ini, poster yang sejak awal di­-publish langsung saja menyentuh hati saya (lebay, tapi itulah kenyataannya). Apalagi terkesima ketika melihat poster yang menurut saya kreatif ini ditambahi permainan lampu, untuk versi yang dipajang di bioskop. Sesuatu yang bisa dibilang baru untuk film lokal, tim “Jakarta Hati” sangat niat mempromokan filmnya sampai sedemikian rupa. Gambar yang mewakili Jakarta mendominasi di poster ini, karena memang kita akan dipertontonkan sebuah curhatan penghuni ibukota, saat sekelilingnya tak lagi ada yang mau mendengar, sibuk dengan rutinitasnya, kitalah yang dipaksa untuk jadi pendengar. Bentuk hatinya pun dimunculkan dengan manis, diantara warna kota yang agak muram. Poster yang sangat bercerita, untuk film omnibus yang nantinya akan banyak bercerita. Indah!

Thanks! Silahkan baca review/artikel lainnya:

20 Film Indonesia Wa...
Review - The Invitat...
Review - Cipali KM 1...
Review - Ada Apa Den...