HorrorTherapy: 10 Film Pendek Horor Terngehe!

written by Rangga Adithia on October 31, 2012 in CinemaTherapy and Features and Horror with 28 comments

HorrorTherapy, awalnya hanya sebuah keisengan saya untuk membagi link-link film horor, memanfaatkan media twitter, dalam rangka menyambut Halloween. HorrorTherapy saya mulai pada tanggal 19 Oktober 2012, “Untuk menyambut #Halloween mulai hari ini gw akan share film2 pendek horor yg pastinya ta*k banget. #HorrorTherapy”, saya kutip dari twitter. Dan sejak hari itu hingga hari-hari berikutnya saya rajin membagi film-film pendek horor yang saya temukan di youtube dan vimeo—tentu saja semua film yang saya share sudah saya tonton terlebih dahulu, sudah dipilah-pilih agar nantinya memang “layak” ditonton, yah kriterianya sederhana: filmnya sakit, sinting dan ngehe. Tidak hanya terbatas film-film yang mengobral gore, ada juga yang punya unsur komedi dan suspense, tapi semua sekali lagi film-film yang “ngehe” secara teknis, visual, efek dan juga ada beberapa yang artistik, sebagian lagi murni “ngehe” karena unsur sakitnya. Nah, film-film yang kali ini saya bagi di blog ini adalah film-film #HorrorTherapy yang bisa dibilang terbaik, pilihan saya pribadi sekaligus yang banyak dikomen dan “dimaki” orang-orang. “Teman” yang pas bagi mereka yang masih bingung mau nonton apa di malam Halloween, jadi saya tak mau banyak berbasa-basi lagi silahkan nonton filmnya dengan meng-klik gambar di setiap judul. Inilah 10 film pendek terhoror dan terngehe pilihan raditherapy. Happy Halloween!

1. CUTTING MOMENTS

Untuk pemanasan, kayanya tepat untuk menaruh “Cutting Moments” di posisi nomor satu, wah baru pemanasan aja filmnya sudah yang paling sakit, hahahaha. Film pendek karya Douglas Buck yang dirilis pada tahun 1997 benar-benar tahu bagaimana membuat orang muntah-muntah, sesuai judulnya memang akan ada banyak adegan motong-memotong, motong apa? tonton sendiri kalau berani.

2. TERRIFIER

Bagi yang phobia sama yang namanya badut mungkin ada baiknya skip saja dan lanjut menonton film yang lain, tapi bagi yang haus film-film slasher oldskul yang mengasyikkan, “Terrifier” adalah untuk anda. Berdurasi hampir 20 menit, saya benar-benar dibuat girang, banyak adegan-adegan berdarah yang tingkat sadis-nya keterlaluan, visualnya pun dibungkus ala film-film grindhouse. Bangsat!

3. LOVE HURTS

Mari tarik nafas dulu, setelah dihajar dua film sakit diatas, karena film yang satu ini tidak akan mengobral kesadisan, tapi mungkin akan membuat kalian takut di toilet sendirian setelah menonton film yang disutradarai oleh Shariff Nasr ini. Ok, sebelum nonton saya peringatkan: bagi yang habis patah hati, dilarang nonton!

4. FETAL

Sakit tapi artistik, mungkin itu jawaban yang tepat setelah menonton “Fetal”, yah artistik karena film ini disyut dengan kamera 16mm (itu menurut penjelasan di youtube), jadi terkesan film “lama” dan sudut-sudut pengambilan gambarnya ya benar-benar “ngehe” menurut saya. Scoring-nya pun juara!

5. ZOMBIES AND CIGARETTES

Aha! Saatnya film zombie saudara-saudara, sebetulnya kalau saya mau dan lebih mementingkan ego, bisa saja ke-sepuluh film temanya zombie semua, tapi bosan ah kalau zombie mulu. Dari beberapa film pendek zombie yang berkeliaran di youtube, “Zombies and Cigarettes”, yang berasal dari Spanyol ini adalah salah-satu yang terbaik… walaupun banyak yang bilang ending-nya kok gitu doang.

6. MAMA

Judul boleh pendek dan durasinya juga benar-benar pendek, tidak lebih dari tiga menit, tapi “Mama” tahu sekali bagaimana cara membuat saya tidak tidur dan tak ada habisnya parno setelah menonton film karya Andres Muschietti ini. Sekedar info film versi panjangnya akan tayang di 2013, diproduseri Guillermo Del Toro.

7. SNIP

“Snip” adalah film pendek tersakit yang pernah saya tonton, film yang bikin seri-seri “SAW” ataupun “Hostel” jadi akan terlihat seperti film kartun Nickelodeon. Penasaran, langsung saja klik gambarnya dan nikmati kesakitan film ini.

8. KATASUMI

“Katasumi” atau “In A Corner” jelas cocok sebagai film pengantar tidur, film yang disutradarai oleh Takashi Shimizu, yup orang yang bertanggung jawab membuat saya mimpi buruk oleh seri-seri JuOn-nya ini, adalah debut kemunculan pertama kali hantu Kayako yang legendaris itu. Menakutkan? tentu saja. Hiyy!

9. DEUS IRAE

Apa jadinya jika “The Exorcist” digabung dengan “Silent Hill”, hasilnya adalah film pendek horror-action “Deus Irae” ini. Awalnya film ini terkesan seperti film-film bertema kerasukan lainnya, ada seorang pendeta yang mencoba mengusir setan yang ada di tubuh seorang gadis, tunggu sampai film yang disutradarai oleh Pedro Cristiani ini mengeluarkan “mantra-mantra”-nya. Tidak saja dikemas rapih, efek dan make-up di “Deus Irae” juga secara mengejutkan dipoles brilian.

10. SIKSA KUBUR

Akhirnya sampai ke nomor sepuluh, itu artinya saya harus menyudahi sesi terapi horor ini, film terakhir adalah “Grave Torture”, karya Joko Anwar. Terima kasih yang sudah mau meluangkan waktunya ber-halloween-ria bareng raditherapy. Sampai ketemu lagi di HorrorTherapy selanjutnya. Tetap berdarah-darah!

Thanks! Silahkan baca review/artikel lainnya:

Review - The Invitat...
Review - Cipali KM 1...
Review - Lights Out
Review - Don't Breat...