Most Anticipated Movie: Modus Anomali

Pertama kali melihat judul “Modus Anomali”, saya jadi ingat petunjuk jalan di film “Pintu Terlarang” (2009), yup salah-satu keisengan seorang Joko Anwar adalah dia selalu menaruh clue proyek film selanjutnya di filmnya yang sedang tayang. Seperti misalnya lagi poster “Kala” (2007) yang menyempil terpajang di antara poster-poster film bioskop di “Janji Joni” (2005). Setelah menunggu 3 tahun, akhirnya Joko kembali menyemarakan perfilman nasional yang masih saja “dikotori” film-film nan “ajaib” itu. Jika saya boleh sedikit curhat disini, “Pintu Terlarang” itu yang bikin saya terpacu untuk menulis review di sebuah blog, walau agak malu-malu, tulisan acak-acakan saya akhirnya ter-posting, sejak dari situ saya mulai rajin mengisi blog saya dengan berbagai review film, saya pun “pensiun” dari tulis-menulis soal kehidupan pribadi, curhat sana-sini, dan puisi ini-itu. Kok ini malah jadi curhat beneran.
Kembali ke “Modus Anomali”, film yang diproduseri oleh Sheila Timothy (LifeLike Pictures) ini akan mengusung tema thriller, selain menyutradari langsung filmnya, Joko juga berperan sebagai penulis skenario. Teaser trailernya pertama kali diputar di INAFFF 2011 kemarin, yah bisa dibilang sangat bikin penasaran melihat cuplikan singkat dengan beberapa adegan menegangkan di dalamnya, termasuk Rio Dewanto yang berlari sambil teriak-teriak sendirian di hutan. Film yang pada bulan Juli 2011 lalu berhasil memenangkan penghargaan “Bucheon Award” di ajang Network of Asian Fantastic Films (NAFF)—yang merupakan bagian dari Puchon International Fantastic Film Festival di Korea Selatan—juga akan diputar perdana di The South by Southwest (SXSW), yang akan diadakan di Austin, Texas, Amerika. Di festival yang akan diadakan pada bulan Maret mendatang tersebut, selain “Modus Anomali”, ada satu lagi film Indonesia, yaitu “The Raid”, yang sudah keliling di berbagai festival film dunia dan baru akan tayang di Indonesia pada 23 Maret nanti.


“Modus Anomali” sendiri akan bercerita tentang seorang laki-laki yang sedang berlibur dengan istri dan kedua anak mereka di sebuah kabin di hutan. Mereka dikejutkan dengan kedatangan seorang tamu yang tak mereka undang dan sebelum laki-laki tersebut menyadari apa yang terjadi, dia mendapati dirinya terpisah dari keluarganya. Ketika dia mulai menemukan beberapa jam alarm yang tersebar di hutan itu, dia tiba-tiba harus berpacu …dengan waktu jika ingin bertemu dengan keluarganya kembali. Sementara itu, di hutan juga sedang berlibur satu keluarga lain, yang mungkin berkaitan dengan keanehan yang sedang ia alami. Penasaran??? Saya juga, tapi kita harus bersabar sedikit, karena filmnya baru akan tayang disini di bulan April, tepatnya tanggal 26 April 2012. Can’t wait!!
TRAILER
POSTER

2 Comments + Add Comment
Got anything to say? Go ahead and leave a comment!
Popular Posts
- 10 Film Indonesia Terbaik di 2012 (Bagian 1)
- Review: Cinta Brontosaurus
- 10 Film Indonesia Terbaik di 2012 (Bagian 2)
- Review: Optatissimus (2013)
- Review: Star Trek Into Darkness
- Review: The Great Gatsby
- Review: Husin, Mon dan Jin Pakai Toncit
- Review: Evil Dead (2013)
- HorrorTherapy: 10 Film Pendek Horor Terngehe #2
- 5 Film Horor Lokal Terseram
Recent Posts
- Review: Optatissimus (2013)
- Review: The Great Gatsby
- Review: Husin, Mon dan Jin Pakai Toncit
- Review: Star Trek Into Darkness
- Review: Cinta Brontosaurus
- Review: Kisah 3 Titik
- Review: Evil Dead (2013)
- Review: What They Don’t Talk About When They Talk About Love
- Review: 9 Summers 10 Autumns
- Review: Iron Man 3 (2013)
Recent Comments
- Cool Jerk on Review: Cinta Brontosaurus
- raditherapy on Review: Finding Srimulat
- orangpinggiran on Review: Finding Srimulat
- orangpinggiran on Review: Cinta Brontosaurus
- Wahyu Widyantoro on HorrorTherapy: 10 Film Pendek Horor Terngehe #2
- Adi Hartono on Review: Optatissimus (2013)
- raditherapy on Review: V/H/S
- raditherapy on HorrorTherapy: 10 Film Pendek Horor Terngehe #2




Posted under: 




Posternya Keren!
Judulnya boleh juga. Trailer bikin penasaran. Poster unik. Munculnya, Mei ?? okelah biar ni film melanglang buana dulu ke berbagai festival.